Pengamatan Hilal Awal Bulan Rabiulawal Tahun 1448 Hijriah

Layanan Publik / Berita & Kegiatan / Operasional & Teknis
👤 Admin|🗓️ 13 Agustus 2026 – 19:54 WIB
Dokumentasi Kegiatan Pengamatan Hilal Awal Bulan Rabiulawal Tahun 1448 Hijriah
Dokumentasi Kegiatan Pengamatan Hilal Awal Bulan Rabiulawal Tahun 1448 Hijriah
Dokumentasi Kegiatan Pengamatan Hilal Awal Bulan Rabiulawal Tahun 1448 Hijriah
Dokumentasi Kegiatan Pengamatan Hilal Awal Bulan Rabiulawal Tahun 1448 Hijriah

Tanjungpinang – Tim Hilal Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang telah selesai melaksanakan pengamatan (rukyat) hilal untuk menentukan awal bulan Rabiulawal 1448 Hijriah. Pengamatan yang dipusatkan di Rooftop Stasiun Meteorologi RHF Tanjungpinang pada Kamis (13/8/2026) sore hingga selesai tersebut melaporkan bahwa hilal tidak berhasil terlihat.Berdasarkan data geografis, lokasi pengamatan berada pada koordinat 0.92° Lintang Utara dan 104.53° Bujur Timur, dengan ketinggian sekitar 15 meter di atas permukaan laut. Proses pemantauan hilal dimulai sejak pukul 16.30 WIB dengan melibatkan empat petugas observasi, yaitu Dwi Astuti, Rahmad Taufik, Rizky Aji Pradana, dan Wulung Sanjaya. Pada kesempatan kali ini, tim memutuskan untuk tidak melaksanakan siaran langsung (streaming).Data astronomis di lokasi mencatat matahari terbenam pada pukul 18:11:09 WIB, disusul bulan yang terbenam pada pukul 18:45:46 WIB. Saat matahari terbenam, posisi hilal berada di sebelah selatan-atas matahari dengan tinggi 7.499° dan elongasi 8.23°. Umur bulan tercatat 17 jam 34 menit 35 detik dengan fraksi iluminasi bulan sebesar 0.73%. Sementara itu, sudut azimuth bulan berada di 281.208° dan azimuth matahari di 284.596°.Meski kondisi cuaca di sekitar stasiun secara umum dilaporkan cerah berawan dengan suhu mencapai 30.5°C, tekanan udara 1007mb, serta kelembapan 72%, faktor eksternal di ufuk barat menjadi kendala utama. Tim pengamat menyampaikan bahwa hilal tidak dapat teramati akibat adanya lapisan awan tebal yang menutupi pandangan di ufuk barat saat detik-detik krusial pemantauan.Laporan hasil pengamatan ini nantinya akan diteruskan kepada pihak berwenang sebagai bahan rujukan dan pertimbangan dalam menetapkan awal bulan Rabiulawal 1448 H secara nasional.