Tanjungpinang, 28 Agustus 2026 – Sebagai wujud sinergi lintas sektoral dan dukungan penuh terhadap upaya mitigasi bencana alam, jajaran Stasiun Meteorologi Kelas II Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang berpartisipasi aktif dalam kegiatan Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang diselenggarakan pada tanggal 28 Agustus 2026. Menghadapi potensi puncak musim kemarau, apel kesiapsiagaan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel gabungan, armada, dan strategi mitigasi di dua wilayah administrasi yang berbeda.
Partisipasi aktif dari Stasiun Meteorologi Kelas II Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang dalam agenda strategis ini terbagi ke dalam dua wilayah hukum kepolisian, yaitu:
Wilayah Hukum Polresta Tanjungpinang: Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang secara langsung hadir mengikuti Apel Kesiapsiagaan dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Polresta Tanjungpinang Tahun 2026. Kegiatan apel gabungan lintas instansi ini dilaksanakan di Lapangan Apel Polresta Tanjungpinang.
Wilayah Hukum Polres Bintan: Pada hari yang sama, perwakilan jajaran Stasiun Meteorologi Kelas II Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang juga mengikuti Apel Kesiapsiagaan dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Bintan Tahun 2026. Agenda kesiapsiagaan ini dipusatkan di Lapangan Bhayangkara Polres Bintan.
Keterlibatan institusi BMKG dalam apel kesiapsiagaan lintas sektor bersama unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah ini sangat vital. Stasiun Meteorologi memegang peranan krusial sebagai penyedia informasi peringatan dini cuaca, data analisis iklim kemarau, serta pemantauan sebaran titik panas (hotspot) secara real-time.
Melalui kolaborasi dan kesiapsiagaan bersama yang telah terbangun kokoh di wilayah Tanjungpinang maupun Bintan, diharapkan langkah-langkah preventif serta respons penanggulangan bencana Karhutla dapat berjalan secara lebih cepat, terukur, dan efektif demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat luas.









