Pantau Fase Bulan Baru, Tim Stasiun Meteorologi RHF Berhasil Rekam Citra Hilal Rabiulakhir 1448 H

Layanan Publik / Berita & Kegiatan / Operasional & Teknis
👤 Admin|🗓️ 13 September 2026 – 09:20 WIB
Dokumentasi Kegiatan Pantau Fase Bulan Baru, Tim Stasiun Meteorologi RHF Berhasil Rekam Citra Hilal Rabiulakhir 1448 H
Dokumentasi Kegiatan Pantau Fase Bulan Baru, Tim Stasiun Meteorologi RHF Berhasil Rekam Citra Hilal Rabiulakhir 1448 H
Dokumentasi Kegiatan Pantau Fase Bulan Baru, Tim Stasiun Meteorologi RHF Berhasil Rekam Citra Hilal Rabiulakhir 1448 H
Dokumentasi Kegiatan Pantau Fase Bulan Baru, Tim Stasiun Meteorologi RHF Berhasil Rekam Citra Hilal Rabiulakhir 1448 H
Dokumentasi Kegiatan Pantau Fase Bulan Baru, Tim Stasiun Meteorologi RHF Berhasil Rekam Citra Hilal Rabiulakhir 1448 H

Tanjungpinang, 12 September 2026 – Stasiun Meteorologi Kelas II Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang sukses melaksanakan kegiatan pengamatan hilal awal bulan Rabiulakhir 1448 Hijriah pada tanggal 12 September 2026. Kegiatan rukyatul hilal ini dipusatkan secara langsung di area Rooftop Stasiun Meteorologi Kelas II Raja Haji Fisabilillah, Kepulauan Riau.

Pengamatan benda langit ini dilakukan secara cermat oleh tim yang terdiri dari Muhammad Fadris Dwiandoko, Hayu Nur Mahron, dan Annas Dhamar Galuh. Pelaksanaan kegiatan ini ditujukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat sekaligus membandingkan dan menguji hasil perhitungan astronomis BMKG dengan hasil pengamatan aktual di lapangan.

Meskipun kondisi tutupan awan di horizon Barat dilaporkan dalam kondisi berawan, upaya pemantauan tetap membuahkan hasil yang positif. Fase pengamatan yang dimulai sejak matahari terbenam pada pukul 18.02 WIB ini akhirnya berhasil merekam citra hilal secara visual pada pukul 18.25 WIB. Berdasarkan data yang dihimpun, ketinggian hilal saat berhasil teramati berada pada posisi 6°27′. Keteramatan citra bulan baru ini terus terpantau hingga bulan akhirnya terbenam pada pukul 18.52 WIB.

Keberhasilan dalam menangkap citra hilal ini menjadi bukti kelancaran tupoksi institusi dan validasi data prediksi BMKG. Ke depannya, pengamatan hilal direkomendasikan untuk terus dilakukan secara rutin setiap awal bulan Qamariah. Langkah ini dinilai penting guna memperbanyak basis data hilal yang teramati di Indonesia, sekaligus meningkatkan keterampilan SDM dalam mengoperasikan peralatan serta menganalisis hasil pengamatan astronomi.