Perkuat Akses Data Terpadu, Stasiun Meteorologi RHF Gelar Rakor Teknis Integrasi Platform SIH3

Layanan Publik / Berita & Kegiatan / Operasional & Teknis, Sinergi & Kemitraan
👤 Admin|🗓️ 14 September 2026 – 12:11 WIB
Dokumentasi Kegiatan Perkuat Akses Data Terpadu, Stasiun Meteorologi RHF Gelar Rakor Teknis Integrasi Platform SIH3
Dokumentasi Kegiatan Perkuat Akses Data Terpadu, Stasiun Meteorologi RHF Gelar Rakor Teknis Integrasi Platform SIH3
Dokumentasi Kegiatan Perkuat Akses Data Terpadu, Stasiun Meteorologi RHF Gelar Rakor Teknis Integrasi Platform SIH3
Dokumentasi Kegiatan Perkuat Akses Data Terpadu, Stasiun Meteorologi RHF Gelar Rakor Teknis Integrasi Platform SIH3

Tanjungpinang, 14 September 2026 – Stasiun Meteorologi Kelas II Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi Teknis yang berfokus pada Integrasi Platform Informasi dan Peringatan Dini Iklim Interaktif dengan Platform SIH3 Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026 ini berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB. Rapat koordinasi tersebut dipimpin secara langsung oleh Kepala Stasiun Meteorologi, Ahmad Kosasih, ST., M.Sc., yang bertempat di Ruang Rapat Stasiun Meteorologi serta terhubung secara virtual melalui Video Conference Zoom Meeting.

Agenda dilaksanakan untuk menindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan beberapa mitra kerja terkait pengelolaan SIH3, antara lain Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Dan Pertanahan Provinsi Kepulauan Riau, Balai Wilayah Sungai Sumatera IV Batam, dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kepulauan Riau. Dalam pelaksanaannya, diperlukan integrasi dan akses informasi cuaca dan iklim dari Stasiun Meteorologi Kelas II Raja Haji Fisabilillah untuk mendukung kebutuhan informasi masing-masing stakeholder. Guna melancarkan proses teknis ini, rapat juga melibatkan koordinasi dengan Direktorat Sistem Jaringan Komunikasi (DJK) BMKG.

Beberapa poin strategis dan teknis yang disepakati dalam rapat ini meliputi:

  • Penanganan Kendala Akses API: Para stakeholder dilaporkan mengalami hambatan teknis dalam mengakses Application Programming Interface (API) Stasiun Meteorologi akibat adanya perlindungan Cloudflare Challenge pada server stamet-tanjungpinang.bmkg.go.id. Sebagai tindak lanjut, pihak stasiun akan melakukan pendataan path API dan berkoordinasi dengan PIC DJK BMKG untuk menerapkan sistem whitelist agar data, khususnya data produk analisis dan prediksi, dapat diakses tanpa hambatan.

  • Standardisasi dan Penyediaan Endpoint: Untuk mendukung integrasi yang lebih baik, API yang akan digunakan harus dibuat secara standar dan dilengkapi dengan dokumentasi atau referensi teknis yang jelas. Hal ini bertujuan agar data dapat dengan mudah diintegrasikan oleh pengelola platform SIH3 maupun stakeholder terkait.

  • Ketentuan Retensi Data: Akses data melalui API difokuskan pada data mulai tahun 2026 dan seterusnya. Rapat menyepakati bahwa ketentuan rinci mengenai akses terhadap data historis (retensi data) wajib diatur dalam MoU atau PKS guna mencegah penyalahgunaan data di kemudian hari.

  • Pemanfaatan SPLP Komdigi: Untuk mendukung diseminasi informasi nowcasting dan peringatan dini kepada berbagai lembaga (seperti TVRI), mekanisme pertukaran data direkomendasikan melalui fasilitas SPLP Komdigi, di mana stakeholder dapat melakukan subscribe terhadap layanan BMKG.

  • Sinergi Integrasi Portal BWS: Pihak BWS Sumatera IV/Batam secara khusus menyampaikan ketertarikannya untuk menampilkan data meteorologi secara langsung pada portal web milik BWS. Inisiatif ini akan ditindaklanjuti melalui skema kerja sama guna meningkatkan jangkauan penyebarluasan data olahan.

Melalui rapat koordinasi teknis yang komprehensif ini, diharapkan aliran pertukaran informasi cuaca dan iklim lintas sektoral dapat berjalan mulus. Integrasi sistem yang solid merupakan tulang punggung dalam memperkuat sistem peringatan dini, pengelolaan tata air, serta perlindungan masyarakat Kepulauan Riau dari potensi bencana hidrometeorologi.